Website Resmi Bappeda Kabupaten Kendal

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Website Info

welcome Welcome. Kami ucapkan Selamat Datang atas kesediaan anda telah berkunjung di Website Resmi Bappeda Kabupaten Kendal ini.

Prosedur Ijin KKN

Blog style Bagi perguruan tinggi yang ingin melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Kendal, silahkan baca prosedurnya terlebih dahulu di sini.

Prosedur Ijin Penelitian

Blog style Untuk dapat melakukan penelitian di Kabupaten Kendal, maka prosedur untuk mendapatkan ijinnya bisa anda baca di sini

Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Kendal 2016-2021

konsultasi publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Kendal TAhun 2016-2021Mendasarkan Tahapan Penyusunan RPJMD sebagaimana ketentuan Permendagri Nomer 54 Tahun 2010, yaitu Persiapan Penyusunan RPJMD, Rancangan Awal RPJMD, Musrenbang RPJMD, Rancangan Akhir RPJMD, Pembahasan dan Penetapan Perda RPJMD. Tahapan yang harus dilalui setelah kegiatan Persiapan Penyusunan RPJMD (Backgroud Studi RPJMD) sampai dengan mempersiapkan Rancangan Awal RPJMD, yaitu pelaksanaan forum Konsultasi Publik. Penyelenggaraan Konsultasi Publik ini merupakan amanat Pasal 60 Permendagri Nomer 54 Tahun 2010 bahwa Rancangan Awal RPJMD yang disusun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, dikoordinasikan oleh BAPPEDA kepada Kepala SKPD dan dikonsultasikan dengan publik untuk memperoleh penyempurnaan. Selanjutnya hasil masukan dari konsultasi publik merupakan penyempurnaan draft rancangan awal RPJMD yang akan dipakai sebagai bahan Kepala Daerah dalam mengajukan kebijakan umum dan program pembangunan jangka menengah daerah dan indikasi rencana program prioritas yang disertai kebutuhan pendanaan, yang diajukan kepada DPRD  untuk dibahas dan memperoleh kesepakatan.

KPK Bekali Integritas kepada Kepala Daerah Se-Jateng

pembukaan workshop integritasJakarta, 22 Maret 2016. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan Workshop Integritas bagi kepala daerah se-Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa-Kamis (22-24/3) di Jakarta. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua KPK Agus Rahardjo. Para peserta terdiri dari 17 pasangan wali kota/bupati dan wakilnya yang terpilih pada Pilkada serentak tahun 2015 lalu. Ke-17 daerah tersebut terdiri dari empat kota dan 13 kabupaten, antara lain Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kota Magelang, Kab. Purworejo, Kab. Purbalingga, Kab. Kebumen, Kab. Rembang, Kab. Blora, Kab. Wonosobo, Kab. Boyolali, Kab. Semarang, Kab. Wonogiri, Kab. Pemalang, Kab. Kendal, Kab. Sukoharjo, dan Kab. Klaten.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, workshop ini diharapkan mampu memberi inspirasi para pucuk pimpinan di daerah tentang nilai-nilai antikorupsi dan integritas. Kesadaran untuk membangun integritas semakin menguat dengan adanya pola pikir bahwa korupsi terjadi karena lemahnya integritas. Karenanya, workshop ini menjadi penting untuk meningkatkan integritas, mencegah Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), serta memastikan semua sistem yang dibangun dapat selaras dan sesuai dengan kebutuhan.“KPK berharap dari workshop ini akan lahir tunas-tunas integritas yang akan membangun daerahnya dengan transparan dan akuntabel. Sebab, faktor manusia dipandang sebagai faktor kunci untuk perubahan,” katanya.

Agus juga mengapresiasi inisiatif Pemprov Jawa Tengah yang menginginkan jajarannya mampu bekerja optimal, berintegritas dan terhindar dari kejahatan korupsi, dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah. “Saya berharap, kegiatan ini tidak hanya dilakukan di Jawa Tengah saja, tetapi juga menular ke provinsi lain,” katanya.

Pelaksanaan Desk Pra Musrenbang Wilayah

Sekretaris Bappeda, Alexsius Yulianto (ketiga dari kiri) memimpin desk Pra MusrenbangwilSemarang - Desk Pra Musrenbangwil bertujuan untuk persiapan pelaksanaan Musrenbangwil di Kabupaten Semarang pada Tanggal 12 April 2016 mendatang dengan melakukan verifikasi usulan kegiatan yang sudah diinput melalui SIPPD Jateng. Kabupaten Kendal dihadiri oleh SKPD yang telah mengusulkan kegiatan, yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ciptaru, Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, dan Dinas Pertanian dengan didampingi oleh Bappeda. Sedangkan SKPD yang mengusulkan namun tidak menghadiri desk adalah RSUD Dr. Soewondo, Dinas Sosial, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pemuda Olahraga.

Perbaikan Infrastruktur sebagai Fokus Prioritas Tahun 2017

Bupati Kendal, Musrenbang 2016, infrastrukturKendal- Infrastruktur merupakan salah satu faktor dalam mendukung kegiatan perekonomian, kondisi infrastruktur yang optimal akan dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. Saat ini kondisi infrastruktur masih belum optimal sehingga pembangunan infrastruktur ditetapkan menjadi prioritas pembangunan tahun 2017. Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Kendal dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten Kendal tahun 2016 yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Kendal Tanggal 16 Maret 2016.
Sejalan dengan hal tersebut, Kasubid Pengembangan Wilayah Bappeda Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa Kabupaten Kendal merupakan daerah yang akan dikembangkan sebagai salah satu pusat distribus, produksi alas kaki dan garment. Selain itu, akan dikembangkan pula potensi wisata untuk Curug Sewu dan Pantai Sendangsikucing dan potensi agrobisnis jambu getas merah dan pisang raja bulu serta optimalisasi stasiun agrobisnis. Untuk memperlancar transportasi salah satunya akan dibangun jalan yang berkualitas yang menghubungkan Kabupaten Kendal dengan Kabupaten Semarang melewati Kecamatan Boja dan Limbangan.

Percepat Perijinan, Pemda Wajib Miliki PTSP

PTSP Kabupaten KendalJAKARTA - Pemerintah daerah wajib membuat kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) agar pelayanan  pemberian izin kepada masyarakat lebih cepat. Pemerintah akan menegur dan memberikan sanksi jika pemerintah daerah tidak membuat kantor PTSP.

Demikian dikatakan Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Mirawati Sudjono, di Jakarta, Kamis (3/3). “Tidak benar kalau pemda (pemerintah daerah-red) tidak membuat kantor  PTSP. Kita akan tegur, ada sanksinya,” katanya.

Dia mengatakan masih ada sejumlah daerah yang belum membuat kantor PTSP. Padahal pembuatan PTSP sangat penting untuk memudahkan masyarakat. Hal ini agar masyarakat yang mengurus proses perizinan dapat terlayani dengan baik, efektif dan cepat tidak berbelit-belit. 

Bupati Kendal membuka Forum Gabungan SKPD Kabupaten Kendal Tahun 2016

Bupati Kendal menyampaikan sambutan pada Forum Gabungan SKPD Kendal. Sebagai rangkaian penyusunan Dokumen rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2017, Bappeda melaksanakan Forum Gabungan SKPD. Forum Gabungan SKPD Kabupaten Kendal dilaksanakan pada Hari Selasa, Tanggal 1 Maret 2016 di Aula Bappeda Kabupaten Kendal. Forum SKPD ini bertujuan untuk mendapatkan masukan untuk rancangan RKPD 2017 yang memuat Prioritas Pembangunan Daerah, pagu indikatif pendanaan berdasarkan fungsi SKPD, serta mendapatkan masukan terhadap rancangan Renja-SKPD 2017, dengan mengakomodir usulan dari Musrenbang Kecamatan dan hasil reses DPRD. Acara ini dihadiri oleh Kepala SKPD se Kabupaten Kendal, Camat, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, serta perwakilan Kecamatan.

Mendag Siapkan Aplikasi Digital untuk Potong Rantai Pasokan Pangan

aplikasi rantai pasokan panganJakarta -Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong mengungkapkan saat ini pihaknya tengah menyiapkan aplikasi digital untuk memotong rantai pasokan pangan dari petani ke pembeli. Aplikasi ini sedang disiapkan dan akan mulai diuji coba dalam beberapa bulan ke depan.

Uji coba pertama untuk distribusi bawang merah. "Kita sudah memulai kerjasama tapi masih persiapan, mungkin beberapa bulan lalu ada pilot, petani bawang menjual langsung ke pembelinya di Jakarta. Bawang merah dulu," ujar Lembong saat ditemui di Hotel JW Marriot, Jakarta, Selasa (23/2/2016). Aplikasi ini merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan para pemenang lomba aplikasi Hackathon. Melalui aplikasi digital, petani bisa memasukkan data hasil produksinya, waktu panen, dan harga yang diharapkan.
Pembeli juga bisa memasukkan jumlah pangan yang ingin dibeli dan harga yang diharapkan. Aplikasi akan mempertemukan petani dengan pembeli. Dengan aplikasi ini, jumlah panen dan harga pangan di seluruh Indonesia menjadi transparan, petani juga bisa langsung menjual ke pembeli tanpa melalui perantara. "Aplikasi-aplikasi hasil perlombaan gamers yang menciptakan aplikasi untuk pangan, misalnya untuk petani bawang. Petani bisa mengunduh dan memasukkan input angka-angka produksi, timing panen, harga yang diharapkan. Pembeli juga bisa memasukkan berapa jumlah yang mau dibeli, harga yang diharapkan, sehingga tercipta transparansi harga," papar Lembong.

halaman 1 of 21

 

Artikel Terkait

About us

Bappeda ( Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ) Kabupaten Kendal
Alamat : Jalan Soekarno-Hatta No. 191 Kendal - Jawa tengah
Telp/Fax. (0294) - 381225 Kode Pos 51311
Email 1: bappeda (at) kendalkab.go.id
Email 2: admin (at) bappeda.kendalkab.go.id

Copyright © Bappeda Kendal: Desember 2011 -
Show My Location
Credit to: Tim Website